Tampilkan postingan dengan label Tantangan10Hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tantangan10Hari. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Februari 2018

QUIPPER


Jika sekolah Rhuma memanfaatkan Edmodo, maka SMKN 45 Jakarta tempat Roha menuntut ilmu formal memanfaatkan aplikasi QUIPPER. Serupa tapi tak sama lah dengan si Edmodo tea..

Berikut salinan teks penjabaran di playstore:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.quipper.school.assignment

Aplikasi Quipper untuk Android kini dapat digunakan juga untuk Quipper Video!
Belajar lebih fleksibel, di mana saja dan kapan saja. Atur sendiri waktu belajarmu! Dengan atau tanpa koneksi internet, kamu tetap dapat menonton video pembelajaran, menjawab soal latihan, dan menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Makin pintar dengan aplikasi Quipper!
Hal-hal yang dapat kamu lakukan dengan aplikasi Quipper Android:
• Unduh tugas ke dalam handphone atau tablet dan selesaikan secara offline
• Terima notifikasi tugas baru dan ujian saat itu juga
• Pilih materi yang kamu sukai dan atur sendiri jadwal belajarmu
• Unduh video pembelajaran dari Quipper Video dan tonton secara offline
• Tonton video pembelajaran, sekaligus belajar dengan catatan yang juga dapat diunduh!
... dan masih banyak lagi!
Quipper Video yang terdapat dalam aplikasi Quipper Android memiliki konten belajar komplit untuk SMP dan SMA, dengan kurikulum yang sama dengan kurikulum sekolah.
Materi SMA terdiri dari:
- 10 mata pelajaran
- 3.576 topik
- 17.800 soal-soal latihan
- tryout dan soal UN & SBMPTN terdahulu (2009 - 2016) dan prediksi
Materi SMP terdiri dari:
- 5 mata pelajaran
- 240 topik
- 1.200 soal-soal latihan
- tryout dan soal UN terdahulu (2009 - 2016) dan prediksi
Dapatkan cara SUPER memahami konsep dan memecahkan soal dari tutor-tutor berpengalaman di bidangnya.



#Tantangan10Hari
#Level12
#KeluargaMultimedia
#day7

Read more

Minggu, 04 Februari 2018

OJOL

Bicara tentang multimedia dan teknologi kekinian yang bermanfaat bagi kaum ibu, tak mungkin rasanya kalau tak mencantumkan OJOL dalam daftar.

OJek OnLine.


Aplikasi transportasi ini sangat bermanfaat dan memudahkan. Membantu emak irit seperti saya untuk lebih mandiri. Tidak lagi terlalu tergantung dan merepotkan suami jika harus beraktivitas keluar rumah.

Saat ada undangan resepsi di beberapa tempat pada waktu bersamaan, saya dan suami bisa berbagi tugas menghadiri semua undangan yang kami terima.

Saat kondisi darurat harus keluar rumah dan suami tak ada di rumah, aplikasi ini sangat menolong. Misalnya saat saya harus membawa Ai ke rumah sakit ketika tangan kanannya tergiling mesin molen semen dan sukses mendapat 10 jahitan di tangan kanan. Saat itu suami di luar kota, dan saya terlalu lemas untuk bisa menyetir sendiri. Maka jalan paling aman adalah memakai jasa ojek mobil online.

Saat ada dokumen penting suami yang tertinggal di rumah, ojek online cukup dapat dipercaya untuk mengirimkan dokumen tersebut dengan selamat dari rumah ke kantor suami.

Pun ketika anak-anak dengan segudang aktivitas perlu kesana dan kemari. Wisata edukasi ke Taman Lebah, tanding futsal di lapangan, survey ke Kota Tua, eksibisi pencak silat.... Dan saya kebingungan bagaimana cara membelah diri untuk mengantarkan mereka semua ke tempat tujuan masing-masing. Maka ojek online selalu bisa jadi solusi.

#Tantangan10Hari
#Level12
#KeluargaMultimedia
#day5
Read more

Kamis, 18 Januari 2018

Fitrah Seksualitas: Membalungsumsum?

Malam setelah pemakaman Opung, kami sekeluarga menginap di rumah Opung. Untuk menemani Mama Opung.

Perbedaan paling nyata antara rumah kami dan rumah Opung adalah: air conditioner.

Saya masih keukeuh tak mau pasang AC di rumah dengan berbagai pertimbangan. Termasuk pertimbangan dari sisi tumbuh kembang anak.

Sementara rumah Opung full AC. Tak hanya di semua kamar tidur. Tapi juga seluruh ruangan, ruang tamu, ruang makan hingga dapur pun terkena jangkauan dinginnya AC.

Semua anak saya cukup bisa beradaptasi dengan perbedaan tersebut. Karena nyaris tiap weekend dan liburan menginap di rumah Opung. Semua, kecuali Rihal.

Si Bungsu ini adalah satu-satunya anak saya yang terbilang sangaaaat jarang menginap di rumah kakek nenek. Baik di rumah Opung, ataupun rumah Eyang.

Sehingga ada sedikit kekhawatiran timbul. jika Rihal kedinginan, saya khawatir dia tak bisa menahan hasrat untuk buang air di dalam tidurnya. Bahasa kerennya: ngompol.

Menjelang pukul 23.00 saya membangunkan Rihal yang sudah pulas untuk menggiringnya  buang air kecil ke kamar mandi. Namun kelelahan membuat Rihal tidak terbangun betapa pun saya berusaha mengguncang tubuhnya.

Karena saya pun dalam kondisi lelah luar biasa, akhirnya saya putuskan memakaikan diapers sebagai langkah antisipasi.

Saat saya menarik celananya turun dengan maksud untuk membuka celana, ternyata dalam tidurnya tangan Rihal reflek bergerak menahan agar celananya tidak terbuka. Dan menariknya lagi ke atas pada posisi semula.

Berulangkali terjadi hal yang sama. Seolah mengirim pesan lewat gesture "hey.. Ini tubuhku!!! Jangan melakukan apapun pada tubuhku tanpa seizinku!!!"

Saya jadi bertanya dalam hati. Apakah ini yang dimaksud pemahaman akan fitrah seksualitasnya sudah membalungsumsum? Apakah ini berarti Pemahaman untuk menjaga tubuh dan aurat yang sudah merasuk hingga ke darah daging dan tulang?.
Sehingga dalam kondisi tidur pun Rihal berjuang mempertahankan agar auratnya tidak terbuka tanpa seizinnya.

Setelah berungkali terjadi hal yang sama, akhirnya Rihal terbangun dan menurut digandeng ke kamar mandi. Padahal sebelumnya saya sudah mengguncang, membolak balik, mengangkat, menarik tubuhnya agar terbangun, tapi sia-sia.

#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBunsayIIP
#MembangkitkanFitrahSeksualitasAnak
#day15


Read more

Rabu, 17 Januari 2018

Fitrah Seksualitas: My Room My Bed

Salah satu bagian terpenting dan mendasar dari penanaman fitrah seksualitas pada anak adalah, memisahkan kamar dan tempat tidur mereka dari orangtua.

Hal ini bukan saja dianjurkan oleh para psikolig dan pakar parenting, tapi juga tercantum dalam sunnah Rosul sejak berabad lampau.

Alhamdulillah, sejak usia balita semua anak sudah berpisah kamar dan tempat tidur dari orangtua. Dan anak lelaki serta perempuan menggunakan kamar yang berbeda.

Berhubung terbatasnya kamar di rumah kami, sedangkan ada 4 orang anak lelaki plus seorang gadis cilik, maka kami perlu sedikit menurunkan idealisme dan ekspektasi.

Jika harapan ideal adalah setiap anak memiliki satu kamar tersendiri nampaknya masih sulit terealisasi. Maka kami menyiasati pembagian kamar agar tetap sesuai sunnah.

Saya dan suami menempati satu kamar tersendiri. Keempat bujang harapan bangsa bergabung dalam satu kamar menggunakan dua pasang tempat tidur susun bertingkat. Jadi tiap anak tetap memiliki tempat tidur sendiri. Dan satu anak gadis kecil menempati kamarnya seorang diri.

#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBunsayIIP
#MenumbuhkanFitrahSeksualitasAnak
#day11
Read more

Sabtu, 02 Desember 2017

SEBESAR APAKAH ALLAH ITU?

Perbincangan setelah magrib dengan Rhuma (cah lanang mbarep, 16th)

Rhuma : Miy,, tau ga.. Uma baru baca artikel. Katanya dengan teknologi tercanggih yang ada di dunia saat ini benda langit terjauh yang bisa terlihat itu sejauh 11 milyar tahun cahaya dari bumi.

Me: oh? Trus...?

R: Jadi maksudnya,, kalau di titik terjauh itu ada cahaya bersinar yang muncul, maka akan bisa terlihat di bumi tuh 11 milyar tahun kemudian.

Padahal ya Miy... Cahaya matahari yang jaraknya jutaan kilometer aja tuh bisa mencapai bumi cuma dalam waktu 8 menit.

M: Oooo (melongo)

R: atauuuu... Kalau kita naik pesawat luar angkasa dengan kecepatan 300.000 km/detik, itu baru sampai di titik terjauh itu 11 mikyar tahun kemudian. Dengan kecepatan 300.000 km/ detik loh miy...

M: (manggut-manggut)

R: Uma jadi inget ayatnya deh miy...

M: ayat apa? Surat apa Ma?

R: duh..  Uma lupa surat apa. Tapi uma udah pernah kaji. Ntar deh liat di folder file uma di komputer. Udah Uma arsipkan tuh semua ayat dan hadits yang udah uma kaji apa aja. Tinggal ketik keywordnya.. Misalnya ketik "langit" tar keluar deh semua ayat dan dalil tentang langit yang udah pernah uma kaji. Atau ketik "makan" ntar keluar juga semua ayat dan dalil tentang makan yang udah pernah uma kaji..

M: emang bunyi ayatnya gimana?

R: uma ga inget persisnya.. Tapi inti terjemahannya sih kurang lebih, "dan Kami ciptakan 7 langit. Dan (pengetahuan) kalian hanya mampu mencapai langit pertama yang kalian lihat."
Kira-kira begitu deh miy intinya... Ntar deh uma liat di komputer..

M: trus hubungannya gimana tuh?

R: ya jadi ngebayangin aja miy... 11 milyar tahun cahaya itu ibarat jari-jari lingkarannya miy... Setengah diameter.. Maksudnya klo pake teknologi tercanggih, cuma bisa melihat sebatas 11 milyar tahun cahaya ke arah atas, 11 milyar tahun cahaya lagi ke arah bawah, ke arah kanan dan ke arah kiri.

Bisa jadi itulah batas langit pertama ya miy.. Lah kalau langit pertama aja segitu luasnya. Segitu besarnya... Trus entah berapa jauh jarak dari langit pertama ke langit kedua, dari langit kedua ke langit ketiga juga berapa jauh...

Kalau benda ciptaanNya aja sebesar ini, ga kebayang ya miy besarnya yang menciptakan seperti apa...
Jadi merinding ya...

M: (speechless)
###

Jadi.... terinspirasi perbincangan santai dengan Rhuma senja tadi, maka tercetus lah ide untuk menyelesaikan Tantangan 10 hari kelas Bunsay IIP kali ini... Membuat dongen (glekkk.. Tantangan yang benar-benar menantang untuk saya. Karena mendongeng adalah momok untuk saya.. Hiks..). Dan berikut ini cerita anak yang tertuang karena inspirasi obrolan tadi.

###

= Sebesar Apakah Allah?=



Sudah 3 hari ini Yazid bertanya-tanya dalam hati. Karena teringat tausyiah ustadz di musholla akhir pekan yang lalu. Kata Pak ustadz, Allah itu Maha Besar. Sangat besar.
Lalu saat pelajaran agama di sekolah pun, Pak Ibing, guru agama, juga berkata bahwa Allah itu luar biasa besar. Lebih besar dari apa pun di muka bumi.
Jadi, sebesar apakah Allah itu?

Kemarin Yazid coba bertanya pada adik Ina, "Ina... Ina tahu ga Allah itu sebesar apa sih?"
Adik Ina yang baru masuk SD hanya menjawab, "Mungkin lebih besar dari pesawat terbang kak."

Yazid juga sudah bertanya pada Kak Raihan. "Lebih besar dari gedung bertingkat." jawab kak Raihan
Saat Yazid kembali bertanya, "gedung bertingkat yang berapa lantai kak?"
Kak Raihan hanya berkata, "Pokoknya gedung yang paling tinggi deh."

Saat Yazid bermain bola bersama Naufal tadi sore, dan meminta pendapat, "Fal, menurut kamu Allah tuh sebesar apa ya?"
Teman sebangku Yazid di kelas 2B itu menjelaskan, "kalau kata bundaku sih lebih besar dari Lautan."

Dan Yazid pun semakin bingung. Dan masih bertanya-tanya: sebenarnya Allah itu sebesar apa sih?

Dan selepas sholat magrib kali ini, akhirnya Yazid sekali lagi bertanya, "Abi, Allah itu sebesar apa?"

Abi terdiam sejenak sebelum bertanya, "Yazid masih ingat gak, waktu minggu lalu kita membaca ensiklopedia tentang tata surya? tentang matahari dan planet-planet? Tentang bintang dan meteor?"

"Ingat Bi..." jawab Yazid
"Yazid masih punya playdough atau lilin mainan kan?" tanya Abi lagi.
"Ada Bi..." jawab Yazid.
"Mau gak kalau kita bikin miniatur tata surya dari playdough?"
"waaah.... Emang bisa Bi? Mauuuuu.." jawab Yazid girang.

Yazid pun segera mengeluarkan koleksi playdough dan lilin mainan. Sementara Abi mengambil kardus bekas wadah air mineral dan sekotak tusuk gigi. Dan mereka pun mulai asyik berkarya.

"Abi mau buat mataharinya ya... Yazid mau buat planet apa dulu?" tanya Abi
"Mmmmm Yazid bikin mars deh kalau gitu." jawab Yazid.

Setelah semua miniatur planet tercipta, Abi mengajari Yazid untuk menusukkan tiap planet dengan tusuk gigi, dan menancapkannya sesuai urutan planet-planet di permukaan kardus.
Dan jadilah miniatur tata surya karya Yazid dan Abi.
"Yessss... Sudah jadiiii... Wah bagus juga ya Bi.." ujar Yazid gembira.

Abi tersenyum, lalu berkata "Yazid bisa melihat seluruh bagian miniatur tata surya ini kan?"
"Ya bisa dong Bi.. Kan Yazid yang bikin tadi." jawab Yazid.

"Betul. Miniatur ini buatan Yazid. Artinya Yazid yang menciptakan dan miniatur tata surya ini adalah karya ciptaan Yazid kan?" tanya Abi lagi.
"Iya, Bi"
"Miniatur ini menurut Yazid, besar atau kecil ukurannya?"
"Kecil lah Bi.. Kan cuma sebesar kardus air mineral." jawab Yazid.

"Nah miniatur ini dan Yazid... Itu ibarat tata surya dan Penciptanya. Yang menciptakan biasanya lebih besar daripada yang diciptakan. Betul ga?"
"Iya betul Bi." Yazid mengangguk-angguk setuju.
"Yang menciptakan tata surya dan alam semesta sungguhan tuh siapa Zid?" tanya Abi.
"Allah ya Bi...." jawab Yazid.
"Betul. Allah yang menciptakan semua. Jadi, seandainya miniatur ini adalah tata surya betulan, bisa ga Yazid bayangkan sebesar apa Penciptanya?"

"Waaaaaaah....." gumam Yazid melongo "Jadi Allah itu bbuesaaaaaar sekali ya Bi?"
"Betul." kata Abi tersenyum. "Jadi, sekarang Yazid sudah bisa kah membayangkan sebesar apa Allah itu?"
"Iya... Sudah Bi." jawab Yazid, tersenyum lebar.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
#day1
Read more
Designed By Risa Hananti. Diberdayakan oleh Blogger.